SENIAS Batch 3: Ilmu Komunikasi Universitas Pamulang Dorong Karier Kreatif di Dunia Film

SENIAS Batch 3: Ilmu Komunikasi Universitas Pamulang

SENIAS Batch 3: Ilmu Komunikasi Universitas Pamulang Dorong Karier Kreatif di Dunia Film – Industri film merupakan salah satu subsektor kreatif yang memiliki peran strategis dalam membangun budaya, ekonomi, dan identitas bangsa. Menyadari pentingnya peran tersebut, Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Pamulang kembali menyelenggarakan Seminar Nasional Inspirasi Komunikasi (SENIAS) Batch 3 dengan tema “Karier Kreatif di Film, Mulainya Gimana?”. Acara ini menjadi wadah inspiratif bagi mahasiswa untuk memahami lebih dalam jalur karier di dunia mahjong slot perfilman sekaligus menghubungkan teori komunikasi dengan praktik nyata.

1. Gambaran Umum SENIAS Batch 3

  • Tanggal pelaksanaan: 27 November 2025.
  • Lokasi: Auditorium Darsono, Universitas Pamulang II.
  • Peserta: sekitar 2.500 mahasiswa.
  • Tujuan: memberikan wawasan tentang peluang karier kreatif di industri film serta mengaitkan teori komunikasi dengan praktik lapangan.

2. Narasumber Inspiratif

Acara ini menghadirkan tokoh-tokoh penting dari dunia perfilman dan akademisi, di antaranya:

  • Naswardi – Ketua Lembaga Sensor Film (LSF).
  • Noorca Marendra Massardi – Wakil Ketua LSF RI.
  • Kuat Prihatin – Ketua Komisi 3 LSF.
  • Titin Setiawati – Ketua Subkomisi Sosialisasi LSF.
  • Widayat – Ketua Subkomisi Dialog LSF.
  • Prima Taufik – Produser film.
  • Falissa Putri – Penulis film. Selain itu, hadir pula jajaran slot depo 10k pimpinan Universitas Pamulang seperti Ketua Yayasan Sasmita Jaya Pranoto, Rektor Dr. E. Nurzaman, Dekan Fakultas Ilmu Komunikasi Dameis Surya Anggara, dan Ketua Prodi Ilmu Komunikasi Katry Anggraini.

3. Pesan dari Pimpinan Universitas

  • Pranoto (Ketua Yayasan Sasmita Jaya): menekankan bahwa meski Prodi Ilmu Komunikasi baru berdiri sejak 2022, perkembangan mahasiswa sangat pesat. Komunikasi yang efisien menjadi kunci dalam menyebarkan informasi positif kepada masyarakat.
  • Rektor Nurzaman: menyoroti pentingnya variasi komunikasi dalam mendukung proses pembelajaran.
  • Katry Anggraini (Ketua Prodi): menegaskan bahwa film bukan hanya hiburan, tetapi juga media komunikasi slot server thailand no 1 massa, ekspresi seni, edukasi, dan representasi nilai sosial.

4. Relevansi Film dengan Ilmu Komunikasi

Film memiliki fungsi strategis dalam ilmu komunikasi:

  • Media komunikasi massa yang menjangkau audiens luas.
  • Ekspresi seni yang mencerminkan budaya dan nilai masyarakat.
  • Sarana edukasi untuk menyampaikan pesan moral dan pengetahuan.
  • Representasi sosial yang menggambarkan realitas kehidupan.

5. Tujuan Pembelajaran Mahasiswa

Melalui SENIAS, mahasiswa diarahkan untuk:

  • Mengaitkan teori komunikasi, manajemen, budaya populer, dan estetika dengan praktik perfilman.
  • Memahami ragam profesi di bidang film, mulai dari penulis naskah, produser, hingga sensor film.
  • Mendapatkan motivasi dari pengalaman langsung praktisi industri.
  • Menumbuhkan orientasi karier sejak dini.

6. Dampak Positif SENIAS bagi Mahasiswa

  • Peningkatan wawasan: mahasiswa lebih memahami jalur karier di industri film.
  • Motivasi karier: pengalaman narasumber memberi inspirasi untuk menekuni bidang kreatif.
  • Koneksi industri: membuka peluang jejaring dengan praktisi film.
  • Penguatan akademik: teori yang dipelajari mahjong slot di kelas menjadi relevan dengan dunia nyata.

7. Tantangan Karier Kreatif di Film

Industri film Indonesia masih menghadapi sejumlah tantangan:

  • Persaingan global dengan film internasional.
  • Keterbatasan pendanaan untuk produksi berkualitas.
  • Kurangnya distribusi merata ke seluruh daerah.
  • Perubahan teknologi digital yang menuntut adaptasi cepat.

8. Strategi Menghadapi Tantangan

Mahasiswa dan calon profesional film perlu:

  • Menguasai teknologi digital seperti editing modern dan platform streaming.
  • Membangun kreativitas tanpa batas untuk menghasilkan karya orisinal.
  • Memahami regulasi perfilman termasuk peran Lembaga Sensor Film.
  • Mengembangkan jejaring internasional untuk memperluas pasar.

9. Harapan ke Depan

Dengan adanya SENIAS Batch 3, diharapkan:

  • Mahasiswa semakin siap menghadapi dunia kerja kreatif.
  • Universitas Pamulang menjadi pusat pengembangan komunikasi kreatif.
  • Industri film Indonesia semakin kuat dengan kontribusi generasi muda.
  • Kolaborasi antara akademisi dan praktisi terus berlanjut untuk mencetak talenta baru.

Kesimpulan

SENIAS Batch 3 yang diselenggarakan oleh Prodi Ilmu Komunikasi Universitas Pamulang menjadi bukti nyata komitmen kampus dalam mendukung karier kreatif mahasiswa di dunia film. Dengan menghadirkan narasumber dari LSF dan praktisi film, acara ini tidak hanya memberikan wawasan akademis, tetapi juga motivasi praktis untuk menekuni jalur karier di industri kreatif.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *